Pages

Tampilkan postingan dengan label Cerdas Finansial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerdas Finansial. Tampilkan semua postingan

Aliran Rasa Cerdas Finansial

Jumat, 20 Juli 2018

Di level Cerdas Finansial ini saya merasa tidak bisa optimal. Banyak bertanya-tanya, sudah tepatkah? Karena hal yang mendasar pada usia anak saya yaitu 3 tahun 3 bulan, mengenalkan konsep rejeki dari Allah itu masih sulit. Kenapa karena di usianya masih belum bisa maksimal mengenalku sesuatu yang bersifat abstrak.

Apa itu rejeki?
Rejeki dari Allah itu bagaimana?

Sesi diskusi yang kurang dalam membuat saya mengira-ngira. Bagaimana menerapkannya pada anak saya, yang pada akhirnya saya lebih banyak menekankan pada alasan kenapa harus bekerja, kenapa tidak boleh jajan terus, apa itu menabung, kenapa harus menabung, mengajarkan bagaimana menentukan prioritas.

Sejauh ini karena dua Minggu banyak menekankan bahasan ini, jadi lumayan bisa mengerem pengeluaran plus memahami tentang finansial versi anak umur 3 tahun.

Semoga di level-level berikutnya lebih paham lagi, diskusi lebih berisi lagi agar bisa paham tidak sebatas dari teori materi yang didapat.

Kota Mangga, Jum'at 20 Juli 2018
21.00

#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Cerdas Finansial Day #16 (Beli Tahu)

Jumat, 13 Juli 2018

🎵 Tahu Lembang Bandung, tahu susu, cireng isi, otak-otak, tempe 🎵

*Yousingyouloose hihihihi ✌

Terdengar dari kejauhan mamang tukang tahu. "Buu...beli tahu engga?" Teriak anak saya dari ruang tamu, kebetulan saya sedang cuci piring di dapur. "Iya, tolong panggil ya..." Jawab saya.

"Mas tahu mas..." Panggil anak saya ke mamang tukang tahu. "Adik, mau beli sendiri?", tanya saya. "Mau Bu". "Yaudah bilang sama mas nya ya, beli tahu putih 1 bungkus aja".

"Mas...tahu mas, 1"
"Otak-otaknya engga beli?" tawar mamang tukang tahu.
"Engga mas, nanti uangnya habis".

Dan ngikik lah saya dari dalam rumah sambil nyerahin uang. Begitupun mamang tukang tahu nya.

"Adik aja yang bayar Bu? Ini ya mas uangnya, makasih" kata anak saya.

"Sama-sama ini kembaliannya dikasih dua". Kata mamang penjual tahunya.

"Bu kok dua kata mamangnya?" Tanya anak saya.

Karena dia belum mengerti angka dan nominal uang.

Kota Mangga, Jum'at 13 Juli 2018
20.10

#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial


Cerdas Finansial Day #15 (Takut Tak Jadi Pergi Ke Rumah Eyang)

Kamis, 12 Juli 2018




Bangun tidur siang tiba-tiba anak saya duduk di dekat pintu sambil berwajah murung dia bilang "Ibu..adik engga mau lagi main ke rumah Dede Almira". Saya agak kaget mendengarnya. Jadi memang siang tadi kami main ke rumah Almira dan yang namanya anak-anak pasti kadang berebut mainan, saya pikir dia takut lagi dengan temannya jika berebut mainan.

Kenapa engga mau main ke sana lagi?
Ya engga apa-apa
Lho..engga apa-apa kok engga mau main lagi?
Diam sejenak, kemudian dia bilang,
"Nanti engga bisa ke rumah eyang"
Saya pun tersenyum, "karena tadi jajan-jajan ya?"
"Iya"
"Tadi kan adik cuma jajan jelly, yang kerupuk karena kan tadi nemenin ibuknya Dede Almira"

Jadi pagi ini kami ke rumah sakit karena mau vaksin, dulu ketika ke rumah sakit karena kelamaan menunggu kami lapar dan membeli jelly, karena  itu anaknya saya seperti tertanam ke rumah sakit beli jelly. Sesuai rencana setelah ke rumah sakit kami akan bermain dulu ke rumah teman. Di tengah kami menunggu ibunya Almira titip dibelikan nasi kuning yang ternyata sudah habis.

Akhirnya dari rumah sakit, bersama dengan ibunya Almira dan Almira kami pindah haluan pergi beli cilok goang. Di sana anak saya makan kerupuk yang akhirnya dia berpikir bahwa hari ini sudah dua kali jajan padahal beberapa hari ini sedang saya batasi jajannya dengan kalimat "kalau mau ke rumah eyang engga boleh jajan terus".

Jadilah dia sedih takut engga cukup uangnya untuk ke rumah eyangnya karena hari ini jajan 2x. Hihihihi

Kota Mangga, Kamis 12 Juli 2018
18.45

#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Cerdas Finansial Day #14 (Beli Sate)

Rabu, 11 Juli 2018

"Bu, kok beli satenya banyak banget sih?"
"Iya...itu sama buat besok ya? Buat pagi"
"Adik mau koko crunch aja"
"Ya itu buat ayah"
"Nanti uangnya habis dong Bu kalau beli banyak-banyak"

Begitulah percakapan saya dan anak saya saat beli sate di malam ini. Saya ijin suami engga masak makan malam dan buat pagi karena sesorean ini cukup capek menyelesaikan setrikaan yang menumpuk.

Dan saya dapat protes lagi sama si gadis Salihah karena dia lihat Abang sate bakar sate lumayan banyak. Hehehe... Jaga-jaga kalau tidak keburu masak untuk sarapan.

Berarti Alhamdulillah semakin hari semakin paham jangan beli berlebihan, jangan jajan berlebihan. Dalam hal ini saya menjelaskan kenapa belinya cukup banyak karena untuk 2x makan.

Kota Mangga, Rabu 11 Juli 2018
21.00

#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Cerdas Finansial Day #13 (Share It)

Selasa, 10 Juli 2018



Hari ini saya tidak memasak, untuk sarapan makan sereal. Yang siang rencananya mau membuat ceplok telur saja.

Siang hari ternyata belum sempat makan, anak saya sudah ketiduran selesai main. Begitu bangun saya tawari makan katanya belum lapar. Akhirnya main lagi, sepedahan di garasi. Tiba-tiba dari kejauhan terdengar suara penjual bakso Malang.

"Ibu, adik mau bakso kayak di lagu dong.." (maksudnya lagu bakso, kebetulan sedang suka lagu Abang tukang bakso). "Boleh tapi dihabiskan ya?" Kata saya. Saat tukang baksonya lewat dipanggil. "Pak , sambal dan saosnya dipisah saja ya?", pesan saya.
"Ibu engga beli?" tanya anak saya
"Beli satu mangkok aja ya?"
"Uangnya habis ya?"
"Bukan begitu, nanti kalau adik ga habis ga ada yang makan"


Saat baksonya sudah siap ternyata isinya cukup banyak, jdi baksonya saya bagi dua. Saya ambil seporsi anak saya dulu plus nasi. "Ini dulu ya nanti kalau kurang nambah ya?" Ternyata anak saya bilang "ini buat ibu aja, harus bagi-bagi kan?".

Jadi mungkin karena sering sekali saya bilang, 
jangan buang-buang makanan, kalau ada makanan kita harus bagi-bagi, jangan sering jajan, dsb. Mungkin jadi melekat.

"Engga boleh sering-sering beli bakso ya Bu?" Lanjutnya.  "Iya engga boleh sering jajan ya.. sesekali boleh beli bakso tapi enggak  boleh tiap hari ya dan harus dihabiskan".

"Kan ini ibu dibagi". Skakmat 😅

Kota Mangga, Selasa 10 Juli 2018
15.30
#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Cerdas Finansial Day #12 (Bersyukur)

Senin, 09 Juli 2018

Hari ini kami pergi ke kota tetangga, karena weekend kemarin sebenarnya janji mau menonton film tapi batal karena suami tiba-tiba ada tugas keluar kota, jadi Senin ini cuti.

Dalam perjalanan, kami melihat anak-anak yang mengamen di lampu merah.

"Ibu, itu kakak nyanyi ya?"
"Iya.. itu namanya mengamen"
"Kayak yang sering di dekat rumah adik yang bawa gitar itu ya?"
"Iya.. itu kakaknya cari uang"
"Uangnya buat apa? Buat jajan ya?"
"Yaa...bukan... Buat sekolah,  buat makan..makanya adik kalau makan jangan dibuang-buang, jangan sering jajan, kan masih banyak yang ga bisa jajan"
"Kan adik ga jajan-jajan" ( wkwk selalu begitu)
"Ya sekarang ga jajan... Kalau pas di rumah.."

Dan dia cuma nyengir...

Kota Mangga, Senin 9 Juli 2018

#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Cerdas Finansial Day #11 ( Ibu kok jajan?)

Minggu, 08 Juli 2018

Nulis laporan ini sambil senyam-senyum malu sebenarnya. Jadi anak saya awalnya lihat saya menghitung uang karena saya sedang mencocokan jumlah uang dengan catatan pengeluaran, kemudian anak saya minta jajan, saya bilang kalau uangnya buat jajan semua nanti besok-besok engga bisa makan.

Kemudian saya ajak anak saya ke toko, niat awal adalah mau beli soda untuk bersihin wajan, ternyata soda habis dan malah menemukan snack, banana creepes, yang sebelum-sebelumnya di toko itu engga jual, akhirnya saya beli, karena memang suka. Daaan jeng-jeng.... "Ibu kok beli ini? Kan tadi bilangnya mau beli soda?" 😅😅😅
Belum sampai di situ lanjut anak saya "Ibu jangan jajan-jajan terus ya nanti adik ga bisa makan gimana dong?"

Hihihihi...dan penjualnya senyum-senyum. 

Kota Mangga, Minggu 8 Juli 2018
09.50

#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Cerdas Finansial Day #10 (Belanja)

Sabtu, 07 Juli 2018

Hari ini rencananya pagi-pagi mau ke tukang sayur. Tapi ternyata jam 07.30 anak saya baru bangun padahal hari ini rencananya mau beli kue lapis. Dan benar, ternyata sampai di tukang sayur kue lapisnya sudah habis. Awalnya dia masih merengek-rengek minta kue lapis, sampai dijelaskan sama bibi sayurnya kalau sudah habis karena kesiangan. Akhirnya saya tawari mau beli yang lain awalnya dia menolak tapi akhirnya mau setelah dibujuk, dia minta jus.

Berjalanlah kami ke toko dekat rumah. Sampai di toko saya biarkan sekalian mengetes lagi kira-kira ambil yang lain juga engga ya? Hihihi... Ternyata dia benar langsung ke bagian kulkas isi jus. Dia sempat melewati rak jelly. Dia bilang "Ibu ini jelly ya? Kemarin adik beli ini ya? Sekarang adik udah beli jus engga beli jelly ya Bu? Engga boleh jajan banyak-banyak".
Alhamdulillah... Berhasil lagi... hehehe

Sampai di kasir, setelah meletakkan botol jus dan belanjaan saya yang lain, anak saya tanya lagi "ibu sudah dihitung Tante belum?". Jadi beberapa kali saat kami ke supermarket dan dia beli makanan atau minuman kadang minta langsung dimakan/ diminum, saya jelaskan ini harus dihitung dulu sama Tante lalu kita bayar baru boleh dimakan/diminum.

Jadi Alhamdulillah banyak hal yang saya nilai berhasil, mulai dari belanja sesuai tujuan awal mau beli apa, menunggu membayar dulu  baru boleh dibawa untuk dimakan/diminum.

Kota Mangga, Sabtu 7 Juli 2018
10.00

#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Cerdas Finansial Day #9 (Koin Adik)

Jumat, 06 Juli 2018




Semenjak dirutinkan dan dijelaskan tentang menabung, anak saya semakin semangat mengumpulkan uang koin. Selama ini memang saya lebih memfokuskan ke uang koin, karena uang koin ini biasanya jarang saya masukkan dompet, ada tempat khusus di rumah tempat menyimpan uang koin. Kenapa saya lebih fokus ke uang koin, pertama dulu sekali saat pertama kali mengenalkan dan  menerangkan tentang celengan saya beri koin untuk menarik perhatian anak saya. Kalau uang koin setiap dimasukkan ke celengan pasti bunyi kecuali sudah penuh jadi dia tertarik karena bunyi beda dengan uang kertas. Kedua, karena senang memasukkan ke celengan ini setiap lihat koin dia bilang mau masukan celengan, dulu pernah pakai uang kertas, nah dia mau masukkan semua uang kertas di dompet ke celengan.😅😅

Nah sejak dirutinkan ini, setiap saya belanja selalu bertanya ada uang koin engga? Seperti saat saya ke toko beli jus, ternyata kembaliannya ada uang koin. Anak saya langsung bilang "Ibu ada koin,buat adik ya? Dimasukin ke celengan".

Kemarin dia menemukan tempat koin di rumah seperti yang saya ceritakan bahwa ada tempat khusus uang koin. Kata anak saya "woow.. ada banyak koin... Ini boleh adik masukin ke celengan ya?"  😁

"Wah..jangan semua yaa.. ini juga buat belanja, kalau bibi ga ada kembalian atau nanti kalau ada pengamen"

"Nanti ga bisa ngasih ke pengamen lagi ya? Kalau dimasukin celengan semua?Kasian ya pengamennya ya enga dapat duit?" Kata anak saya. 

Kota Mangga, Jum'at 6 Juli 2018
07.40

#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Cerdas Finansial Day #8 ( Tidak Harus Beli )

Kamis, 05 Juli 2018



"Ibu makan di angkringan yuk" begitu ajaknya semalam. "Ibu kan sudah masak untuk makan malam" jawab saya. "Tapi adik mau sate telur puyuh" rengeknya. "Besok ان شاء الله ibu bikinin ya... Sekarang makan ayam krispi mau?" Tawar saya. "Mau.. tapi pakai saus keju ya?", "Ok" jawab saya.

Sambil berpikir berarti hari ini masak soto Semarang saja, karena anak saya pengen sate telur puyuh. Menu lain yang bisa jadi pendamping adalah soto Semarang sebagai menu utama untuk hari ini. Soto Semarang lengkap dengan sate telur puyuh, sate ati ampela, dan perkedel.

Dengan begitu, tidak harus jajan beli sate telur puyuh di angkringan karena biasanya pasti nanti jadi merembet beli yang lain hehe, misal wedang jahe, nasi kucing, dan sate yang lain. Karena jatah makan di luar alias libur masak biasanya weekend.

Kota Mangga, Kamis 5 Juli 2018
10.30
#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Cerdas Finansial Day #7 ( Kekuatan Sounding)

Selasa, 03 Juli 2018

Beberapa hari yang lalu anak saya sempat batuk pilek yang akhirnya saya jadikan alasan agar dia tidak terlalu banyak makan jelly. Saya bilang boleh makan jelly lagi kalau sudah sembuh itu pun tidak boleh banyak-banyak. Karena setiap nyemil, makan utamanya sering sekali jadi terlewat.

Sounding tentang makan jelly setelah sembuh serta sounding tidak boleh sering jajan dan belanja sesuai kebutuhan pun lumayan rutin. Tiap kali ada tukang jajan lewat dan mulai merengek minta jajan saya ingatkan lagi. Sampai akhirnya hari ini saya memenuhi janji beli jelly kalau sudah sembuh.

Begitu masuk toko, dia lihat biskuit di rak, "ini kayak biskuitnya eyang buyut ya Bu?" || "Iya, adik mau ini?" || " Engga Bu, ini boleh ga? " (Sambil menunjuk snack yang ada coklat sebagai cocolannya) || "Boleh makan coklat engga?" tanya saya || "Engga boleh, nanti gigi nya rusak" (meskipun wajahnya nampak berat mengucapkannya) "ini ada jelly Bu, oh ya adik kan mau beli jelly tadi" (Yeay.. akhirnya ingat tujuannya begitu lihat jelly) || "Ok..kita bayar dulu ya?".

Setibanya di rumah, anak saya bilang "ibu, ini buat ibu satu jelly nya, harus bagi-bagu ya Bu? Terus ga boleh jajan terus ya?".

Alhamdulillah, sounding memang paling banyak berperan, mengajari untuk fokus pada tujuan kita, walaupun ya memang harus konsisten dan kontinyu. Setidak-tidaknya ada kesadaran dari anak saya bahwa tidak boleh beli yang memang bukan kebutuhannya.

Kota Mangga, Rabu 4 Juli 2018

#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Cerdas Finansial Day #6 (Belanja)


Sesuai rencana pada hari ini, saya akan mengajak anak saya ke tukang sayur yang biasa mangkal di dekat rumah. Dari semalam sudah saya ingatkan bahwa besok pagi-pagi harus bangun mandi dan segera belanja karena kalau kesiangan nanti semua habis.

Saya minta untuk mengingat besok akan beli tomat, bawang merah dan putih, daging ayam, dan udang. Tidak boleh beli jajanan karena di rumah masih ada stok cemilan. Paginya benar, dia begitu bangun dia minta langsung belanja, tapi saya bilang harus mandi dulu, sambil mengingatkan lagi apa yang harus dibeli dan apa yang tidak dibeli.
Sesampainya di tempat jualan, seperti biasa ada jajanan pasar, dan kata anak saya "adik ikut aja nanti adik minta jajan kalau di sini" hihihi maksudnya ikut saya keliling ambil bahan-bahan yang memang mau saya beli. Dia baru dia karena tertarik sama ibu penjual sayur yang sedang memotong ayam. "Ibu, itu ayam buat adik ya?", "Ini ikan apa kok dia goyang-goyang". Dan berbagai pertanyaan lain yang dia ajukan dan sukses tidak jajan karena lupa ada jajanan  sibuk  dengan  pertanyaan-pertanyaan serta sukses belanja sesuai rencana awal.

Kota Mangga, Selasa 3 Juli 2018
07.30

#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Cerdas Finansial Day #5 (Skala Prioritas)

Senin, 02 Juli 2018





Seperti biasa kalau habis mudik ke rumah orang tua saya. Cranky bisa sampai berhari-hari, sedikit-sedikit bilang "ayo Bu ke rumah eyang". Jadi memang harus dibanyakin aktivitas yang dia merasa fun meskipun masih ada "ikatan" seperti waktu mudik.

Salah satu cara lagi yang saya praktikkan selain melibatkan kembali ke aktivitas sebelum mudik seperti jualan,  sekarang   mengajak belanja bulanan, baru masuk toserba, sudah langsung menodong "ibu, nata de coco", saya mengiyakan namun ternyata sambil ambil nata de coco dia ambil puding, "adik, ambil salah satu jangan semuanya", "kan ini kayak di rumah eyang". As always kalimat andalan, begitu juga saat melewati rak -rak lain kadang dia ikut ambil dan langsung dimasukkan ke trolley, membuat saya harus mengembalikan lagi ke tempatnya. "Adik, jangan ambil semua, kita beli yang kita butuh", "ini kan adik suka, kayak dibeliin eyang". "Iya adik suka tapi engga semua diambil, ambil yang diperlukan, engga muat nanti perut nya".

Meskipun tetap dengan sejuta jawaban dia yang kadang membuat saya berpikir "kok ya ada aja alasannya" tapi ya sekali lagi memang harus terus dibiasakan membeli yang sesuai catatan. Karena ini kebutuhan satu bulan dan catatan nya lumayan panjang memang agak-agak ada kendala. Mungkin besok akan saya coba belanja keperluan sehari-hari untuk masak dan belanja di tukang sayur.

Kota Mangga, Senin 2 Juli 2018
10.05

#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Cerdas Finansial Day #4 (Menjemput Rejeki)

Minggu, 01 Juli 2018



Hari ini kembali ke rutinitas sebelum mudik lebaran. Kembali ke rumah dan beraktivitas seperti biasanya, karena libur telah usai. Awalnya anak saya masih agak-agak cranky karena maunya di rumah eyangnya, kemudian kembali dijelaskan bahwa harus kembali ke rumah, nanti ke rumah eyang lagi tapi harus menabung lagi, uangnya dari jualan. Tapi ya seperti biasa tiap beberapa menit " Bu, ke rumah eyang lagi yuk, sekarang aja".

Biar engga terus-terusan cranky, pagi-pagi setelah main sepeda saya ajak lagi ikut terlibat dalam proses jualan online saya. Sambil dijelaskan bahwa ibu harus kerja kalau mau menabung untuk beli tiket ke rumah eyang. Tidak bisa lama-lama di rumah eyang, harus jualan lagi, menabung lagi.  Bantu-bantu  merapikan stok sambil cek stok barang yang ada. Menjelaskan bahwa jualan termasuk ikhtiar kita dalam usaha menjemput rejeki dari Allah. Meskipun memang masih agak sulit menjelaskan konsep yang sifatnya masih abstrak

Ada kalanya pertanyaan "yang beli Allah?" atau yang paling simpel, "rejeki itu apa sih?" Karena abstrak. Agak sulit menjelaskan jadi memakai hal-hal mudah untuk dipahami. Rejeki itu apa yang didapat dari Allah misal ada pembeli yang mau beli itu karena dari Allah sebenarnya.

Kota Mangga, Minggu 1 Juli 2018

#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Cerdas Finansial Day #3 (Kreatif)

Sabtu, 30 Juni 2018




Selain menjelaskan mengenai kebutuhan dan keinginan, belajar berhemat, belajar menabung. Salah satu cara yang saya ajarkan adalah bagaimana kita bisa manfaatkan apa yang ada di sekitar kita.

Di usianya yang masih 3 tahun dan sedang senang-senangnya belajar hal baru, banyak media yang akhirnya dia suka, salah satunya buku. Sebagai contoh dia sedang suka belajar bentuk, tapi dia bosan dengan bukunya, hampir setiap hari merengek ke toko, membeli buku lain yang isinya mirip. "Adik kan sudah belajar yang ini" protesnya jika sudah bosan dengan buku tersebut.

Nah, untuk menghemat akhirnya saya ajak dia, memilih sendiri dan di print sendiri. Kebetulan di rumah eyangnya ada printer dan kertas, jadi minta ijin pinjam printer dan minta kertas, biasanya saya print agak banyak sehingga bisa untuk materi sampai beberapa waktu ke depan.

Seperti kali ini dalam perjalanan pulang dari rumah eyangnya, saya sudah print kan worksheet untuk menemaninya dalam perjalanan pulang. Satu lembar bisa untuk dua halaman tinggal dilipat dan disteples diujungnya.

Dalam kereta perjalanan dari Surakarta, Sabtu 30 Juni 2018
08.15

#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Cerdas Finansial Day #2 (Kebutuhan vs Keinginan)

Jumat, 29 Juni 2018




Memasuki hari kedua game level 8 mengenai cerdas finansial. Mulai tahun ini anak saya mulai memahami tentang apa itu uang. Meskipun masih sebatas bahwa jika kita ingin membeli sesuatu harus memakai uang, uang tidak bisa datang sendiri, melainkan dengan usaha.

Di Tahun ini bertepatan dengan suasana lebaran, anak saya mendapatkan ang Pau atau apa ya istilah yang tepat, uang dari eyang-eyangnya dan saudara-saudaranya. Dari awal dapat uang saya jelaskan bahwa ini punya adik, tapi tidak boleh langsung dihabiskan, harus ditabung. Sejak lama sebenarnya sudah saya buatkan rekening atas nama anak saya, tujuan saya untuk mengenalkan dia kelak dengan menabung, untuk praktik menabung langsung di Bank baru beberapa kali saya ajak. Jadi yang rutin saya ajarkan adalah menabung koin. Rencananya yang uang lebaran ini akan saya tabung langsung di bank dengan mengajak anak saya.

Meskipun masih agak sulit ya di usianya menentukan skala prioritas, tapi tetap saya coba ajarkan bagaimana menentukan mana yang kebutuhan mana yang keinginan. Karena beberapa kali semenjak dia merasa mempunyai uang, anak saya bilang "kan adik punya uang dari Eyang. Engga usah ditabung, adik kan pengen balon". Kalimat-kalimat itu akhir-akhir ini agak sering  saya dengar, jadi PR untuk saya menjelaskan. Bahwa dia sudah punya balon, kalau rusak ya sudah, tidak boleh setiap rusak langsung beli. Berusaha menjelaskan bahwa adik sudah punya barang tersebut atau adik tidak perlu barang tersebut.

Seperti pagi ini dia ikut saya ke warung untuk membeli telur, di etalase dia melihat ada shampoo anak yang mirip dengan miliknya meskipun merengek karena sebenarnya hanya tertarik dengan gambar di botolnya saya jelaskan bahwa shampo nya yang di rumah masih ada. "Adik kan punya uang", senjatanya muncul lagi. Tapi saya bilang "kan nanti mau ditabung, mau ke bank, nanti adik nabung sendiri ya". Alhamdulillah berhasil.

Rumah Eyang, Jum'at 28 Juni 2018
07.45

#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Cerdas Finansial Day #1 (Konsep)

Kamis, 28 Juni 2018




Pada level 8 ini materi yang dibahas tentang finansial. Di usia anak saya yang 3 tahun menurut teori masuk pada konsep dasarnya yaitu bahwa rejeki dari Allah.

Saya pribadi mengenalkan anak konsep uang itu adalah pertama kita tidak bisa apa yang kita mau langsung kita dapat, harus menabung dulu. Hal yang paling tertanam di anak saya sejauh ini jika dia mau pergi ke rumah eyang, mau beli mainan, mau ke tempat bermain, dia harus menabung atau ibu harus bekerja untuk mendapatkan uang serta jika menginginkan sesuatu tidak bisa semuanya karena jumlah uang terbatas harus menentukan prioritas, misal dalam satu hari tidak boleh jajan lebih dari satu kali, memilih satu saja dari jenis yang sama ( mau roti A dan roti B, harus pilih satu).

Untuk konsep bahwa rejeki itu dari Allah, meskipun sudah dijelaskan ini masih belum bisa diterima dengan baik karena bentuknya abstrak. Sejauh ini pemahamannya adalah kita bekerja untuk mendapatkan uang, uang harus hemat ( ada yang untuk belanja ada pula yang ditabung), jika kita menginginkan sesuatu tidak bisa langsung dipenuhi. Baru sebatas itu yang dia benar-benar paham. Kadang malah dalam bentuk protesnya dia mengatakan "ibu, kita ambil uang aja di ATM, kan ada banyak, ga usah nabung", jadi menurutnya ATM semacam pabrik uang mungkin.

Untuk menabung sejauh ini yang dia pahami jika ada uang koin bisa langsung dimasukkan ke celengan.

Rumah Eyang, Kamis 28 Juni 2018
06.15

#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS