Pages

Tampilkan postingan dengan label Aliran Rasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aliran Rasa. Tampilkan semua postingan

Aliran Rasa Bunda Cekatan

Rabu, 22 Juli 2020

Alhamdulillah tidak terasa sudah sampai di ujung perjalanan, meskipun begitu proses belajar akan terus berjalan meskipun sudah tidak ada lagi kelas bunda cekatan. 

📝Tuliskan, gambarkan dan sampaikan apa yang membuat kita bahagia selama berada di kelas bunda cekatan

Di awal mulai perjalanan mengikuti kelas bunda cekatan sejujurnya saya tidak yakin bisa melewatinya, ketika itu saya mau mengikuti karena ada teman juga, namun ternyata teman saya tidak berhasil melewatinya. Sempat merasa sendiri, sampai akhirnya saya berpikir saya belajar untuk diri saya sendiri, ketika saya mundur saya sendiri yang rugi, saya sudah memutuskan untuk memulai maka saya harus bertanggungjawab dengan pilihan saya. Pertama memutuskan menjadi korban agar saya merasa dipush untuk selalu ada. Satu per satu tahap saya lewati dari yang awalnya ragu menjadi sangat excited sangat bahagia, menemukan diri saya yang lain, bahwa saya bisa, saya punya kemampuan yang selama ini tidak pernah saya sadari. Apalagi di tahap kepompong, saya bahagia sekali, memaksimalkan sesuatu yang saya miliki namun selama ini terabaikan. Saya belajar menjahit, saya belajar bahasa Korea, saya mengenal bujo.

📝Mengapa kita tetap bertahan hingga akhir tahapan kupu-kupu
Dari yang  awalnya saya berprinsip ketika saya sudah memutuskan untuk memulai saya tidak boleh menyerah dan bertanggungjawab atas pilihan saya, menjadi berpikir bahwa ini adalah kelas ini adalah tempat yang saya butuhkan, meskipun terseok-seok meskipun hampir menyerah sampai akhirnya saya menikmati dan tidak terasa sampai di tahap kupu-kupu. 

📝Apa yang sudah baik dan menjadi semakin baik selama mengikuti kelas bunda cekatan
Saya jadi lebih menghargai diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mengenal diri sendiri dan kemampuan yang saya miliki namun tidak pernah saya maksimalkan. Bisa mengatur waktu lagi untuk menentukan skala prioritas, memaksimalkan lagi kegiatan belajar sambil bermain dengan anak. Banyak sisi-sisi positif yang saya miliki yang selama ini terpendam akhirnya tergali karena adanya kelas buncek ini. 

Video selebrasi Cirebon Raya bisa dicek di 

https://youtu.be/5kVtncVhouI


Kota Mangga, 22 Juli 2020
08.17

#aliranrasabuncek1
#selebrasibuncek1

Aliran Rasa Tahap Kepompong

Senin, 27 April 2020


Alhamdulillah.... 
Saatnya menuangkan rasa tentang perjalanan di tahap kepompong. Dari yang awal kesasar, harusnya setor pernah periode malah saya setor dari awal. Bingung menentukan mau puasa apa, mau buat tantangan apa, sampai akhirnya seperti rollercoaster, dari merangkak, bisa berjalan normal.. Eh kok di akhir terseok-seok lagi. 

Ada hal-hal simple tapi akhirnya dalam, seperti kembali melatih untuk mendisiplinkan diri membuat rencana per hari, membuat tantangan agar bisa tidur  lebih awal, sampai hal yang tak terpikirkan bisa saya jalani secara otodidak, yaitu belajar bahasa Korea. 

Sebenarnya ada rasa malu juga saya bisa lolos tantangan 30 hari tanpa jeda, padahal kalau lihat progress nya, di akhir-akhir saya malah panen kepompong merah. Tapi apapun itu selama satu bulan ini saya benar-benar bersyukur bisa melaluinya. 

Kota Mangga, Senin 27 April 2020
#aliranrasatahapkepompong
#buncek1
#Institutibuprofesional

Aliran Rasa Kelas Telur

Jumat, 17 Januari 2020


Bisa melewati kelas telur selama 4 minggu (5 minggu + libur tahun baru) benar-benar luar biasa rasa. Benar kata Bu Septi waktu terasa cepat dari hari ke hari. Bukan hanya itu, dari awal rasanya benar terseok-seok, tantangan yang luar biasa bagi saya. 

Pertama, materi dibagikan secara live di media sosial Facebook setiap Selasa pukul 20.00. Jam dimana hal yang mempunyai kemungkinan sangat kecil untuk saya bisa mengikuti karena  jam bersama anak. Media media Facebook, media sosial yang sudah sangat jarang sekali saya pakai, ketiga melalui video. Huaaa rasanya, bisakah saya melewati ini? 

Language pertama untuk memaksa saya mau memgerjakan adalah menjadi koordinator di kelas, tugasnya merekap data teman-teman, kenapa? Saya termasuk tipe yang harus di push terlebihi dahulu agar mau, saya punya pikiran bahwa ihh malu dong kalau hanya memgingatkan teman-teman di kelas sementara saya sendiri belum memgerjakan tugasnya. 

Dan memang benar di materi untuk jurnal ketiga kemarin Bu Septi seperti menjawab keluhan-keluhan saya, kenapa sih harus live bukan seperti kelas Bunda Sayang atau Matrikulasi dulu? 

Meskipun masih sering bingung, sering butuh tenaga ekstra untuk semangat memgerjakan, tapi saya excited sekali. Yaa walaupun benar-benar di kelas Bunda Cekatan ini perlu konsentrasi yang lebih lebih dan lebih, pikiran dan waktu khusus untuk bisa. 

Saya berharap meskipun tidak menjadi koordinator. Saya tetap bisa semangat bisa selesai sampai akhir dan menjadi kupu-kupu cantik. Aamiin.


#bundacekatan
#kelastelurtelur
#institutibuprofesional
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS