Pages

Tampilkan postingan dengan label Batch 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Batch 1. Tampilkan semua postingan

Jurnal Ulat #7 (Bongkar Keranjang dan Refleksi Diri)

Minggu, 01 Maret 2020

Menurut ibu Septi ibaratnya sekarang kami sedang di pinggir danau. Setelah menjelajah hutan, camping, saling mengunjungi, sekarang saatnya mengecek keranjang. Ada apa saja di keranjang kami sekaligus merefleksi proses belajar sejauh ini. 

Bagan di atas adalah keranjang saya saat di kelas Bermain Bersama Anak, melimpah sekali, ada yang hasil dari keluarga ada pula camilan hasil dari pemberian teman-teman camping ground saya. 

Keranjang kedua saya dari kelas Manajemen Emosi, di kelas ini saya memilih sub Self Healing. 

Di kelas ini ada bank data, jadi karena saya datang belakangan saya lebih banyak membaca dari bank data. Kelemahannya saya harus meluangkan waktu khusus dan harus benar-benar mencerna dari hasil diskusi sebelumnya sendiri, jadilah isi keranjangnya sedikit. 

Dari hasil perjalanan saya sejauh ini cukup menyenangkan, banyak kejutan setiap minggu, perjuangan menemukan kelas yang tepat yang sesuai dengan kebutuhan saya. Dan juga sebuah surprise dari diri saya sendiri, saat memberikan potluck, kebetulan teman-teman saya ini berasa di kelas yang sama dengan mind Map saya tetapi saya belum sempat ke kelasnya. Saya dapat ikut belajar. Sedangkan kendalanya terutama di kelas manajemen emosi yang baru 2 minggu terakhir saya masuki, saya harus meluangkan lebih banyak waktu dan mencerna hasil diskusi yang sudah ada. 

Kota  Mangga, Ahad 1 Maret 2020


#janganlupabahagia
#jurnalminggu7
#materi7
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional


Jurnal Ulat #6 (Bawakan Makanan)

Jumat, 21 Februari 2020


Waaah setiap minggu benar-benar selalu ada kejutan. Kejutan minggu ini adalah setelah kita camping bareng (secara online) saling berkenalan dan mengetahui kesukaannya, saatnya membagikan makanan yang teman kita sukai. Potluck yang kita bawakan ini boleh kita olah sendiri maupun kita beli jadi artinya kita mencari sumbernya bisa dengan buku ataupun dengan googling. 

Tiga teman yang saya beri potluck adalah mbak Ratna Sari Dewi dari IP Bandung yang suka driving, Teh Nurlaela Berlian dari IP Cianjur yang suka Manajemen Waktu, dan Mbak Rizki Dwi Meisa dari IP Balikpapan  yang juga suka di kelas Manajemen Waktu. 

Karena saya tidak pandai memasak maka potluck-potluck yang saya bagikan ini saya beli jadi kemudian sedikit saya olah lagi agar teman-teman bisa lebih nikmat dalam menikmatinya. Untuk mbak Ratna saya bagikan berbagai tips as a beginner driver, untuk teh Noe dan mbak Kiki walaupun keduanya sama-sama suka Manajemen waktu tapi potluck nya tetap berbeda. Teh Noe saya berikan aneka template dan cara membuat bullet journal sedangkan mbak Kiki saya bagikan artikel-artikel tentang Manajemen waktu menurut Islam. 

Rasanya?? Waah happy sekali. Saya bisa sekaligus belajar juga, jadi ibaratnya mencoba makanan baru. Semoga potluck-potluck yang saya berikan ini bisa membuat senang dan bermanfaat untuk teman-teman. 

[Edited]
Dan pagi ini Sabtu 22 Februari saya dapat potluck dari Bunda Syifa Achyar dari IP Samkabar tentang Menjadi Sahabat dengan Anak. 😍 Dan di hari Ahad kembali dapat kejutan potluck dari Teh Nurlaela Berlian dari IP Cianjur tentang Kurikulum Kiki Barkiah dari usia 0 tahun sampai 6 tahun. Waaah saya dapat potluck lagi, kali ini dari Bu Dokter Ratna Sari Dewi dari IP Bandung tentang Peran Bermain dalam Proses Tumbuh Kembang Anak dan Kegiatan Cerdas bersama Hujan (pas banget di musim hujan hehe). MashaaAllah Jazakunallah khayran 💙 Semoga Allah membalas kebaikan teman-teman yang sudah memberi potluck. 

Kota Mangga, Jum'at 21 Februari 2020

#janganlupabahagia
#jurnalminggu6
#materi6
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional


Jurnal Ulat #5 (Camping Ground)

Sabtu, 15 Februari 2020




Kejutan di materi ke-5 ini judulnya camping ground. Jadi, kami diminta mencari minimal 5 teman untuk kita tanya, apa kelas favoritnya, kenapa jadi kelas favorit, dan bagaimana proses belajar selama ini. Tujuannya untuk mengetahui apakah teman-teman kita juga bahagia seperti kita atau sebaliknya dalam pencarian makanan menemui kesulitan. 

Dalam sesi ini saya berkenalan dengan 8 orang teman, ada yang saya memulai duluan ada pula yang memulai duluan yang pada akhirnya kami saling berkenalan. Namun, ada hal yang kurang berkenan di hati saya, ketika ada yang menjadi hanya untuk isi kuesioner dari tugas ini. Karena bagi saya benang merah nya adalah menunjukkan kepedulian  kita kepada teman sekitar, bukan sebatas untuk memenuhi tugas. Dan mohon maaf yang japri seperti ini tidak saya balas. Karena menurut saya pribadi itu hanya untuk menggugurkan kewajiban tugas bukan untuk caring and sharing

Berikut ini adalah teman-teman camping ground saya. 

1. Lia Amalia (Regional Cirebon Raya)
Mbak Lia adalah teman satu regional, saya memilih mbak Lia sebagai orang pertama saya ajak kenalan. Menengok teman terdekat yang satu regional terlebih dahulu, alasan utamanya. Favorit mbak Lia adalah n keluarga manajemen waktu, peran mbak Lia yang juga bekerja di ranah publik yang ingin produktif bukan sibuk memilih keluarga manajemen waktu dari awal hingga sekarang.

2. Ratna Sari Dewi (Regional Bandung)
Mbak Ratna dari awal memilih driving sebagai makanan utamanya hingga kini, bahkan mbak Ratna sebagai KK di keluarga driving. Mbak Ratna merasa di keluarga driving menemukan teman dan ilmu yang sangat dibutuhkannya selama ini, jadi hingga sekarang pun masih berada di keluarga driving.

3. Nita (Regional Bandung)
Teh Nita sejak awal langsung memilih kelas Bermain dengan Anak karena memang sejak dulu senang bermain dengan anak sekaligus membuat DIY Toys. Amanah barunya sebagai fasil TK/RA membuatnya semakin betah di keluarga Bermain dengan Anak karena di sana banyak ilmu baru yang didapat.

4. Trias Kusumawati (Regional Tangerang Kota)
Mbak Trias adalah salah satu teman buncek yang menghubungi saya dulu untuk berkenalan dan ternyata kami satu keluarga di kelas bermain dengan anak. Namun, mbak Trias punya favorit keluarga lain yaitu manajemen waktu. Karena kelas manajemen waktu menggunakan telegram mbak Trias merasa lebih fokus dengan materi yang dibutuhkan karena ada bank data yang disematkan.

5. Nurlaela Berlian (Regional Cianjur)
Kelas favorit Teh Noe adalah manajemen waktu terutama BuJo (Bullet Journal) yanga awalnya awam untuk teh Noe, sekarang sudah mulai paham dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

6. Rizki Dwi Meisa (Regional Balikpapan)
Mbak Rizki atau akrab dipanggil mbak Kiki adalah orang ketiga yang memfavoritkan kelas manajemen waktu. Sub kelas yang dipilih mbak Kiki adalah manajemen waktu menurut Islam, mind map mbak Kiki sejak awal dan utama memang dalam mengatur waktu sehari-hari.

7. Syifa Achyar (Regional Samkabar)
Terharu yaa kalau ada yang menghubungi kita duluan untuk berkenalan, begitu juga saat diajak kenalan dengan mbak Syifa.  Dan lagi lagi datang dari manajemen waktu. Mbak Syifa memilih sub kelas komitmen dan konsisten. Di kelas ini mbak Syifa senang karena menemukan banyak metode yang bisa diterapkan untuk mempermudah dalam mengelola waktu.

8. Fikya (Regional Pacitan)
Mbak Fikya memilih kelas manajemen emosi bagian innerchild sebagai kelas favoritnya. Kelas ini sesuai dengan mind map nya serta banyak insight yang didapatkan dan banyak ilmu tentang pengembangan diri. 






Alhamdulillah ke-8 teman-teman saya menemui makanan apa yang mereka perlukan, hampir semua masih ada di rumah pertama singgah karena merasa bahwa makanan-makanan yang di dapat sangat diperlukan. Dari data ke-8 teman-teman saya ini ternyata didominasi oleh teman-teman dari manajemen waktu, sementara masing-masing 1 teman dari kelas driving, manajemen emosi, dan bermain dengan anak. 

Kota Udang, Sabtu 15 Januari 2020



#janganlupabahagia
#jurnalminggu5
#materi5
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional


Jurnal Telur #2 (Mengasah Keterampilan)

Senin, 23 Desember 2019

Pada materi kedua ini pembahasannya mengenai Belajar tentang Belajar. Setelah mendengar materi ini tersentil karena sempat agak down karena semua materi akan disampaikan dengan audio visual sementara saya agak kesulitan memahami dengan cara ini. Tapi ini mesti diubah, coba saja dulu. 

Belajar tentang belajar (metakoknisi) ini penting karena metakoknisi belajar tentang adab belajar (bagaimana mengakselerasi belajar)  atau dapat dikatakab sebuah cara agar kita lebih aware tentang bagaimana kita belajar (proses belajar). Hal ini bermanfaat dalam proses belajar mandiri. Pembelajaran mandiri bagaimana kita seorang pembelajar mengambil inisiatif, dengan atau tanpa bantuan orang lain,mendiagnosa kebutuhan belajar, formulasi tujuan belajar, mengindentifikasi kebutuhan sumber daya yang diperlukan, memilih dan mengimplentasikan  strategi belajar, evaluasi hasil belajar

Pada hal ini akan fokus pada mendiagnosa kebutuhan belajar dan evalusi hasil belajar dengan cara membuat peta belajar atau mind map atau bisa dikatakan kurikulum untuk kita sendiri dalam proses belajar. Pada proses ini ditentukan bagaimana kita enjoy dengan  goal yang kita buat. 

Berikut ini ada kuadran ketrampilan saya



Giriwoyo, 23 Desember 2019

#janganlupabahagia
#jurnalminggu2
#materi2
#kelastelur
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional


 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS