Pages

Jurnal Tahap Kupu-Kupu Minggu V (False Celebration)

Selasa, 23 Juni 2020


Dua pekan ini saya merasa tidak maksimal dalam mengerjakan tugas. Alhamdulillah mendapat mentor seperti mbak Diaz yang banyak membantu saya. 





Mbak Diaz membuat program per minggu, mulai dari membuat pola sampai nanti akhirnya nanti menjahit. Awalnya saya berpikir apa tidak terlalu lama. Ternyata benar, mbak Diaz sudah pas membuat semuanya step by step. Di pekan awal program berjalan ini mbak Diaz membuat step by step mengukur dan membuat pola depan. Daaaan benar kesulitan awal saya di bagian kerung sempat membuat pusing. Gitu kok pengen cepet-cepet. 

Alhamdulillah sebagai mentee saya sangat terbantu oleh mentor. Mentor memberikan mengapresiasi usaha saya mencari letak kesalahan tidak hanya memberikan solusi. 


Di lingkungan rumah di awal kegiatan ini agak menimbulkan protes, karena ada tambahan kesibukan baru. Walaupun masih hanya mengukur dan membuat pola cukup menguras waktu dan pikiran. 

Kota Mangga, Selasa 23 Juni 2020

#jurnalke5
#buncek1
#institutibuprofesional
#tahapkupukupu

Jurnal Tahap Kupu-Kupu Minggu IV ( Check In)

Selasa, 16 Juni 2020

Hampir saja saya terlewat membuat jurnal di pekan keempat ini. Alhamdulillah sore tadi mbak Diaz mentor saya mengingatkan. Alhamdulillah sekali mendapatkan mentor seperti mbak Diaz sejak awal selalu mengingatkan untuk jangan lupa setor jurnal. 

Banyak bersyukur mendapatkan mentor seperti mbak Diaz, bukan hal yang berlebihan. Tapi materi yang saya ambil ini benar-benar materi baru di luar mind map, tapi sejak awal kami berkenalan mengungkapkan tujuan kami, saya makin merasa sangat terbantu bahkan hal-hal yang mungkin remeh temeh. Misalnya menanyakan kenyamanan dalam berkomunikasi, apakah perlu video call atau cukup saling berbagi video. 

Di minggu keempat ini, tema nya check in, mbak Diaz sudah membuatkan grup untuk saya, karena ternyata mentee mbak Diaz tidak hanya saya tapi juga mbak Linda. Mbak Diaz membagikan video bagaimana mengukur badan serta file cara membuat pola. 

Sedihnya saya belum sempat praktik sampai saya membuat jurnal ini. Jadi malu sama mbak Diaz. In Shaa Allah besok akan mulai. Semoga bisa!!! 

Kota Mangga, Selasa 16 Juni 2020


#jurnalke4
#buncek1
#institutibuprofesional
#tahapkupukupu

Jurnal Tahap Kupu-Kupu Minggu III

Senin, 08 Juni 2020

Setelah libur lebaran, minggu kemarin mulai membahas mengenai minggu ketiga tahap kupu-kupu tentang prioritas dan target serta langkah-langkah yang akan kita ambil. Seperti yang saya ceritakan di jurnal sebelumnya kelas yang saya ambil berbeda dengan 5 mind map yang pernah saya buat, alasannya pun sudah saya jelaskan. 

Tidak ada hal lain yang ingin saya capai selain belajar menjahit ini, sejujurnya karena pandemi ini, meskipun anak belum sekolah tapi tidak bisa bebas main seperti biasanya membuat saya tidak bisa jika harus fokus ke banyak hal. Jadi saya hanya akan fokus di kelas menjahit tahap kupu-kupu ini. 

Keinginan saya pun sebenarnya simple hanya ingin bisa menjahit dengan rapi di pola lengkung, dan bisa mengukur dengan benar sehingga gamisnya nanti pas di badan. Target khayalan adalah bisa membuat baju sendiri untuk seluruh anggota keluarga. Tapi tetap fokus utama saat ini adalah cukup bisa menjahit dengan baik gamis anak. 


Karena itu saat menyusun deadline agak bingung, kemudian atas saran Mbak Diaz, selaku mentor saya, maka deadlinenya adalah setiap pertemuan nanti mbak Diaz akan mengajari materi dan tips nya, misal pertemuan pertama bisa membuat pola, dst. 


Kota Mangga, Senin 8 Juni 2020

#jurnalke3
#buncek1
#institutibuprofesional
#tahapkupukupu

Jurnal Tahap Kupu-Kupu Minggu II

Rabu, 13 Mei 2020


Jujur di tahap awal Kupu-Kupu ini saya kurang maksimal sekali, banyak diskusi di grup facebook yang terlewat. Biasanya di hari biasa saya menyempatkan di malam hari saat anak tidur atau di pagi sebelum atau sesudah Shubuh saat anak belum bangun. Namun, hal ini tidak bisa saya terapkan di bulan Ramadhan ini. 

Alhamdulillah saya dapat mentor yang membantu saya, saling memahami juga jika kami tidak bisa sering berkomunikasi, apalagi kami berdua ternyata sama kagok menggunakan messenger, jadi akhirnya kami pun ngobrol via whatsapp yang sudah familiar. 

Di pekan kedua ini, saya menjelaskan ke Mbak Diaz selalu mentor saya tentang kemampuan dan kendala yang saya miliki di bidang menjahit ini. Saya jelaskan bagaimana awal saya mengenal dunia menjahit dan bagaimana selama ini belajar, sekaligus saya jelaskan apa kendala saya. Kalau menjahit pola lurus-lurus saja saya masih bisa, tapi kalau yang berpola melingkar seperti kerung saya selalu tidak bisa pas. 

Sejauh ini saya sangat nyaman mendapat mentor seperti mbak Diaz, karena banyak membantu dalam kegiatan mentorship ini sampai bagaimana membuat  jurnal ini. Semoga kegiatan di pekan-pekan selanjutnya semakin lancar dan goal kami bisa tercapai. 

Kota Mangga, Rabu 13 Mei 2020

#jurnalke2
#buncek1
#institutibuprofesional
#tahapkupukupu

Jurnal Tahap Kupu-kupu Minggu I

Rabu, 06 Mei 2020

Pekan ini tahap kupu-kupu dimulai ditandai dengan  penjelasan Ibu Septi tentang mentor dan mentee. Secara sederhana mentor adalah yang membagikan ilmu atau pengalaman sedangkan mentee adalah yang mencari ilmu. 

Sebagai mentee, saya menjadi mentee dadi Mbak Diaz dari Malang, saya tertarik belajar mengenai cara menjahit gamis dewasa dan gamis anak. Dua hari ini kami masih pada tahap perkenalan. Saya pun sedang beradaptasi menggunakan messenger dalam proses belajar ini. 

Sebagai mentor, saya memilih bidang apalagi kalau bukan tentang kardus. Karena sejujurnya bingung juga mau share apa tentang ilmu apa. Tidak hanya semata bermain dengan kardus tapi saya fokuskan pada menggunakan kardus dalam proses bermain dan belajar anak. Tujuan saya adalah memanfaatkan kardus bekas dengan anak. Dan sejauh ini saya belum mendapatkan mentee. Sudah berusaha mencari siapa yang tertarik di dunia perkardusan. Hehe dan sepertinya tidak ada. 

Kota Mangga, Rabu 6 Mei 2020

#jurnalke1
#tahapkupukupu
#bundacekatan1
#institutibuprofesional

Aliran Rasa Tahap Kepompong

Senin, 27 April 2020


Alhamdulillah.... 
Saatnya menuangkan rasa tentang perjalanan di tahap kepompong. Dari yang awal kesasar, harusnya setor pernah periode malah saya setor dari awal. Bingung menentukan mau puasa apa, mau buat tantangan apa, sampai akhirnya seperti rollercoaster, dari merangkak, bisa berjalan normal.. Eh kok di akhir terseok-seok lagi. 

Ada hal-hal simple tapi akhirnya dalam, seperti kembali melatih untuk mendisiplinkan diri membuat rencana per hari, membuat tantangan agar bisa tidur  lebih awal, sampai hal yang tak terpikirkan bisa saya jalani secara otodidak, yaitu belajar bahasa Korea. 

Sebenarnya ada rasa malu juga saya bisa lolos tantangan 30 hari tanpa jeda, padahal kalau lihat progress nya, di akhir-akhir saya malah panen kepompong merah. Tapi apapun itu selama satu bulan ini saya benar-benar bersyukur bisa melaluinya. 

Kota Mangga, Senin 27 April 2020
#aliranrasatahapkepompong
#buncek1
#Institutibuprofesional

Tahap Kepompong (Puasa Minggu #4)

Kamis, 23 April 2020


Minggu, 19 April 2020

Minggu terakhir ini saya memutuskan memilih puasa dengan tema yang sama dengan minggu ketiga kemarin, yaitu puasa tidur malam sebelum pukul 22.00. Langkah awal sayangnya masih gagal, semalam masih tidur di atas pukul 00.00. 

Senin, 20 April 2020
Seperti yang sudah-sudah, kegagalan tidur awal adalah saat mulai ngantuk tapi anak belum tidur, saat anak sudah tidur rasa kantuk tiba-tiba lenyap. 

Selasa, 21 April 2020
Mungkin karena capek dan sedikit nyeri perut karena awal haid pukul 21.00 saya ketiduran bahkan saat anak saya belum tidur. Paginya diprotes karena saya meninggalkan dia sendirian main sampai ketiduran karena saya tidur duluan. 😁😁

Rabu, 22 April 2020
Hari ini saya mengajak tidur bersama-sama, meskipun dia awalnya bilang ga ngantuk ga ngantuk. Mungkin yaa efek di rumah saja juga, aktivitas dia ga seperti biasanya jadi tidak begitu capek jadinya malam yang hari-hari normal jam 21.00 sudah tidur jadi mundur jam tidurnya. Tapi saya ajak tidur awalnya menolak lama-lama kami tertidur entah siapa yang duluan tidur. 

Kota Mangga, Kamis 23 April 2020

#tahapkepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS